Kecelakaan di Hari Pahlawan

Assalamualaikum wr.wb. salam sejahtera untuk kita semua.
Harusnya aku ngetik tentang hari pahlawan nih sekarang, berhubung udah telat alias kemaleman yaudah deh ga jadi hikhikhikhik. Badan masih pegel-pegel brosit (bukan abis naik gunung lho, tapi abis kecelakaan). Untuk lebih jelasnya simak aja kronologinya berikut.

10 November jam 6.15 segala sesuatu udah aku siapkan untuk berangkat sekolah, sebenernya nanti di sekolah mau melaksanakan upacara memperingati hari pahlawan. Saat mau berangkat, hujan gerimis turun (ini gerimis dari subuh lho hehe). Dengan menunggu sebentar sampai jam 6.40 aku baru berangkat (biasanya aku emang berangkat jam segini, tapi ga telat kok hehe). Panasin motor, grengg grengg sambil baca doa, biasanya sih baca taawudz+alfatihah+dua kalimat syahadat. Wusshhh motor langsung jalan dalam cuaca gerimis.

Keluar dari jalan kampung, ketemu nih sama 3 rider cewe anak SMAN 1 Petanahan (kalau berangkat jam segitu aku sering ketemu mereka). Ehh sampai juga di jalan utama alias jalan aspal. Kembali aku baca doa seperti diatas. Kondisi jalan cukup basah abis diguyur hujan deras dan sekarang hujan gerimis. “Basah-basah-basah seluruh jalan…ah ah ahhh sungguh basah..” Kok malah nyanyi? :lol: Kembali ke kronologi..

Tiba-tiba saya udah dikerumunin orang di dekat rumah di pinggir jalan, tepatnya di Karang Gedang di depan KUD kalau tidak salah (kalau orang Kecamatan Adimulyo dan Guyangan pasti tahu lokasinya). Mereka menyuguhkan segelas teh manis hangat kepada saya. Hahh apa yang terjadi? Kenapa saya disini? Kenapa banyak orang disini? Kenapa juga lengan kiri saya sakit? Ohhh tidak, musibah telah menimpaku hingga tak sadarkan diri. Ohh iya disamping saya ada seorang pelajar SMAN 1 Petanahan yang juga berangkat sekolah. Kemungkinan dia juga roboh karena menghindari motor saya yang jatuh.

Lafal Astagfirullah haladzim dan dua kalimat syahadat kembali keluar dari mulutku dengan refleknya. Entah apa yang ada dipikiranku saat itu, benar-benar tak ingat apa-apa. Sambil melihat HP ternyata sudah pukul 07.15 kalau tak salah (aku lupa hehehehe). Lha kan aku berangkat dari rumah jam 6.40? sampai sadar ternyata udah jam 7.15. Berarti kemungkinan aku pingsan selama 25 menitan kayanya.  Sambil memegang HP akhirnya aku telfon Ibuku yang ada di Bogor, lho kejadiannya di Kebumen kok malah telfon ke Bogor hikhikhikhik piye tohh iki. Jelaslah saya telfon ke Bogor ke Ibu saya, secara dia selalu ON Time kalau ada telfon (terutama dari saya), ga kaya orang rumah sini (Kebumen)yang suka cuekk kalau ada orang telfon :evil:.

Kemungkinan pingsan gara-gara benturan dengan aspal langsung dikepala. Lengan kiri (dari pundak sampai ketelapak tangan) pun terasa sakit brosist :(. Ehh ternyata didagu saya lecet (lho padahal pake helm fullface). Untuk helm dibahas dilain waktu yah hehehe.. Sakit dan pegal yang kurasa, Innalilahi wainnailaihi rojiun, Alhamdulillah Ya Allah Kau masih memberiku kesempatan untuk hidup.

Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya lilik saya dua orang datang. Aku dibawa ke rumah sakit untuk pengecekan. Tiba dirumah sakit aku langsung dibawa ge ruangan IGD brosist. Di dalam ruangan saya mendapat hadiah :lol:. Hayoo ada yang tahu apa hadiahnya? Yupp kurang lebih 3 jahitan mendarat di daguku brosist (lho ini hadiah apa hadiah? :mrgreen:) Dijahit sudah selesai, saatnya pengecekan tulang, akhirnya saya di ronsen (di sinar X istilahnya :D). Lalu abis selesai dironsen kembali aku dibawa ke ruangan IGD, disitu aku dianjurkan untuk disuntik anti tetanus. Dua suntikan menancap di tangan kanan dan (maaf) di bokong saya hikhikhikhik..

Perawatan sudah selesai, akupun menunggu administrasi agar bisa segera pulang. Tak lupa dokter memberiku obat dan menganjurkan aku untuk istirahat selama 3 hari. Kata si dokter (ehh dokternya cantik juga lho.. padahal udah ibu-ibu hikhikhikhik), kaTanya hasil ronsen bisa di ambil saat sore, sekaligus mendapat penjelasan dari dokter spesialisnya. Terimakasih buat dokter dan krunya karena sudah menolong saya hehe :D Akhirnya aku bisa pulang juga setelah administrasi selesai.

Saat pulang aku kembali ke lokasi kejadian brosist, di Karang gedang. Disitu kami mengambil motor, tas dan helm untuk dibawa pulang. Sampai dirumah aku langsung istirahat sebentar, tak lupa lilik memanggilkan tukang urut untuk menyembuhkan tanganku brosist. Ohhh tidak!!! Tukang urut? Aku paling ga suka diurut nihh. Tapi demi kesembuhan gapapa deh hehehe. Saat diurut, rasanya sakit bukan main di tangan kiri saya. Ohh iya bagian dekat dada ga boleh diurut terlebih dahulu sebelum ada hasil ronsen.

Senang dan sedih yang kurasa, niat mau upacara dalam rangka Hari Pahlawan ehh malah kecelakaan saat berangkatnya hikhikhikhik. Tapi ga papa deh, jadi inget sepatah kata nih aku , bahwa “Sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan jatuh juga”  hehe.. Ohh iya dari pengalaman teman maupun saudaraku, katanya naik motor jatuh itu udah biasa. Kalau orang yang naik motor pasti akan jatuh juga, entah itu apa bentuk kejadiannya (dlosor, panic breaking, senggolan atau disruduk rider lain hikhikhik)

Aku bahasnya ini dulu aja ya brosist, untuk motor, helm, beserta sebab akibat kecelakaan akan dibahas dipertemuan selanjutnya. Ucapan maaf dan terimakasih kepada:
1. Allah SWT
2. Para warga setempat yang sudah menolong saya
3. Siswa SMAN 1 Petanahan yang mau menyempatkan waktunya untuk berhenti, sekaligus permohonan maaf dari saya setulus-tulusnya karena sudah melibatkan anda.
4. Orang tua saya
5. Lilik dan keluarga saya
6. Dokter beserta seluruh krunya
7. Tetangga saja yang bersedia menjenguk saya
8. Teman-teman saya yang udah memberikan support buat saya :D
Terimakasih banyak semuanya.. Kalian adalah pahlawanku di Hari Pahlawan ini. This is 10 November tragedies.. #bener gak nih tulisannya? :D

Dari kejadian ini bisa banyak diambil hikmahnya. Kecelakaan bisa terjadi dimanapun, dan kapanpun tanpa kita ketahui. Karena Allah Yang Maha Tahu. Keep safety dan selalu berdoa yang utama. Kalau bro n sist sendiri ydah pernah ngalamin kecelakaan juga? Gimana perasaannya saat itu? Silahkan komentar di bawah sini yah..

Cukup sekian yang bisa saya sampaikan, maaf apabila tulisannya acak-acakan dan kurang dimengerti (soalnya tangan kiri masih rada sakit nih hehehe), mohon maaf juga kalau ada kesalahan kata. Saya terima segala bentuk kritik dan masukannya. Sekian dan terimakasih. :D

Tuhh mukaku sampe pucet (masih shock brosist hikhikhihik), ini foto setelah dijahit :(

Ini foto hasil dari suntik anti tetanus yang ditangan kanan, Foto dipantat ga tak upload karena selain ga sopan dan emang ga ada fotonya hikhikhik :mrgreen:

Foto obatnya brosist :D

“Pahlawanku di Hari Pahlawan”

Bagas29ps

Update: Untuk lebih lengkapnya, baca kronologinya diartikel Kronologi Kecelakaan di Hari Pahlawan.

About these ads